Jumat, 07 Februari 2014

Alih Tangan Kunci

Setiap orang selalu memiliki ritual. Ritual ini menandai saat-saat khusus dalam kehidupan seseorang. Ruang Podjok pun juga memiliki beberapa ritual. Dan salah satu ritual yang dimiliki oleh Ruang Podjok adalah Alih Tangan Kunci.
Ritual Alih Tangan Kunci merupakan ritual yang digagas oleh Penjaga Podjok sebagai tanda bahwa penerusan tanggung jawab pelayanan Kerohanian Katolik dari koordinator yang lama kepada koordinator yang baru. Alih Tangan Kunci ini terinspirasi dari kisah Petrus yang diberi kunci Kerajaan Surga oleh Yesus (Mat 16:19). Kunci inilah yang kemudian menjadi lambang dalam jabatan Paus karena Gereja Katolik meyakini bahwa Paus menjadi menjadi pengganti Petrus untuk melaksanakan tugas sebagai wakil Kristus di dunia ini.


Dalam refleksi saya, kunci melambangkan tanggung jawab yang besar. Seseorang yang diberi kunci berarti diberi kepercayaan atas apa saja yang ada dalam sebuah bangunan. Jika sebuah rumah kehilangan barang, yang pertama kali akan dicari adalah si pemegang kunci. Dia akan dimintai pertanggungjawaban atas tugas yang dipercayakan kepadanya. Dalam sebuah majalah komputer terbitan luar negeri, saya pernah melihat iklah komputer dengan kata-kata “for keyholder.” Digambarkan disana ada seorang bapak sepuh yang membawa tongkat dengan kunci yang bergelantungan disana. Ia adalah penjaga kota selama kota itu ditinggalkan warganya yang berlibur saat kota tersebut mengalami musim salju. Setiap warga kota memberikan kepercayaan kepadanya untuk menjaga rumah-rumah mereka selama mereka tinggalkan. Untuk tugas itu, ia pasti membutuhkan sarana. Sebuah perusahaan komputer membidik peluang itu dengan menawarkan komputer sebagai sarana bantu baginya untuk melaksanakan tugas itu. Memegang kunci berarti memegang tanggung jawab. Penjaga Podjok ingin setiap siswa yang memegang kunci menyadari hal ini.



Ritual Alih Tangan Kunci ini telah dilaksanakan dua kali. Tahun lalu, pada tahun 2013, diadakanlah Alih Tangan Kunci dari Dominica Tiffani Dewi Artyanti kepada Fransisca Dea Triastuti. Tiffani adalah Koordinator Sub Seksi Kerohanian Katolik OSIS SMK Negeri 3 Surakarta Tahun Pelajaran 2011-2012, sedangkan Sisca adalah Koordinator Sub Seksi Kerohanian Katolik OSIS SMK Negeri 3 Surakarta Tahun Pelajaran 2012-2013. Tahun ini, di tahun 2014, terjadilah Alih Tangan Kunci dari Fransisca Dea Triastuti kepada Sinta Raras Swargani, Koordinator Sub Seksi Kerohanian Katolik OSIS SMK Negeri 3 Surakarta Tahun Pelajaran 2013-2014. Dengan Alih Tangan Kunci ini, tanggung jawab pun beralih. Namun, Koordinator Kerohanian Katolik yang lama tidak langsung berhenti tetapi tetap menjadi Koordinator Kerohanian Katolik bagi teman-temannya yang seangkatan. 
Terima kasih kepada Koordinator Kerohanian Katolik yang sudah selesai menjalankan tugas strukturalnya. Selamat bekerja kepada Koordinator Kerohanian Katolik yang sedang menjalankan tugas selama masa jabatannya. Tuhan memberkati pelayanan kalian semua. Mari bekerjasama dan bekerja bersama untuk semakin menjadikan kita semua berkat bagi sesama.

Sumber gambar:
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/b/b4/Entrega_de_las_llaves_a_San_Pedro_%28Perugino%29.jpg

Tidak ada komentar:

Posting Komentar